Sol Bamba: ‘Gaffer selalu mengingatkan saya untuk tidak menjadi Beckenbauer’

Sol Bamba tahu apakah pesannya dari Neil Warnock waktu ia tinggalkan ruangan ubah rumah Cardiff di hari Minggu. “Sebelum kami keluar, gawfer tetap memperingatkan saya serta berkata:‘ Janganlah Beckenbauer. Tendang atau kepala saja. Waktu itu aktif, lanjutkan, tapi bila tidak aktif, cukuplah tempatkan disana. “Dan itu kenapa saya menyenanginya – dia jujur.” Bamba, menurut pengakuannya sendiri, tidak selamanya jadi pemain yang gampang dikelola, terpenting di hari-hari awal di Paris Saint-Germain, dimana bek tengah Argentina dengan nama Mauricio Pochettino berusaha untuk membawanya dibawah sayapnya, tapi ada ialah suatu mengenai Warnock yang memperoleh yang terunggul darinya. Dikisahkan jika manajer Cardiff berfikir dunia mengenai dianya, Bamba ketawa tapi terdengar tulus saat dia menjawab: “Saya fikir dunia dia juga.” Semua dalam semua, itu tidak jelek beberapa waktu semenjak kedua-duanya bergabung. Warnock rayakan promo ke-8 dari karier manajerialnya pada bulan Mei, saat Cardiff kembali pada Liga Premier, serta Bamba, yang sudah tiada club saat Warnock membawanya ke Wales pada Oktober 2016, dinamakan di team Kejuaraan tahun ini.

Akan tetapi sebagus yang mereka punya untuk keduanya, dan mereka selalu, dapat disebut perihal pertama yang terbersit dalam pikiran untuk banyak orang saat mereka berfikir mengenai Bamba serta Warnock ialah pertikaian di garis bawah di Portman Road beberapa musim kemarin, saat Pantai Gading diusir serta pada akhirnya menggerakkan manajernya sesudah mengamuk di kantor ke empat. Bamba, yang tampil menjadi ciri-ciri yang menyenangkan, meringis pada ingatan. “Itu jelek,” tuturnya, menggelengkan kepalanya. “Terutama saat saya pulang … saat anak-anak pergi ke sekolah, kebanyakan orang membicarakannya. Saya terasa malu karena Anda memberitahu anak-anak Anda langkah spesifik dan mereka lihat Anda lakukan hal tersebut. Menjadi itu ialah salah satunya peristiwa saat saya mesti masih tenang. Itu mungkin salah satunya penyesalan paling besar saya. ” Sekurang-kurangnya dia telah menebusnya semenjak itu. Dia sudah jadi batu di belakang untuk Cardiff, sangat banyak hingga Warnock mengklaim pada bulan Desember jika Bamba ialah bek yang lebih baik dibanding Virgil van Dijk, yang barusan masuk Liverpool untuk £ 75m. “Saya dengar yang satu itu,” kata Bamba, tersenyum. “Kami tahu ayah itu. Seperti itu dia. Saya berkata padanya saat dia mengatakannya, pas sebelum laga: ‘Anda sudah membuat saya dalam permasalahan saat ini.’

Artikel Terkait :  Harry Kane mengatakan Wembley menjadi wasit 'membotolkannya' ketika Inggris menyangkal gawang

Dengarkan Bamba saat lebih dari satu jam, dalam catatan dan untuk waktu yang lama kemudian saat dia mengatakan minatnya untuk bekerja di bagian jurnalisme demikian dia pensiun, gampang untuk lihat kenapa pemain berumur 33 tahun itu demikian popular di Cardiff. Sekalian bercanda serta berterus jelas dengan pikirannya, dia suka mengobrol mengenai apa serta semuanya serta mempunyai pendekatan sekolah tua yang beri kesegaran dalam perdagangannya. “Saya senang membela. Begitu menyenanginya, ”kata Bamba. “Ketika saya pergi ke permainan saya mengambil keputusan tujuan: Saya tidak mau kehilangan header dimana juga di lapangan. Terkadang saya lihat pemain bertahan serta saya menanyakan pada diri pribadi: “Apa dia betul-betul senang membela?” Tetapi saya senang lakukan tackle, memenangi rintangan atau header. Itu kenapa itu bagus disini karena beberapa pengagum menghormati itu. Di Prancis atau di Italia, saat Anda lakukan tackle defensif yang baik, mereka tidak terganggu. Tetapi disini mereka senang itu serta itu membuat saya ingin membela semakin banyak lagi. ” Perancis serta Italia ialah dua dari enam negara dimana Bamba sudah mainkan sepakbola club saat karir nomaden yang diawali dengan PSG. Lahir di Perancis sampai orangtua Pantai Gading, ia ambil rumah di akademi PSG pada umur 11 tahun, menantang penilaian yang lebih baik dari ibunya, yang ingin putranya jadi dokter.

Beberapa waktu lalu, serta sesudah dia dikonversi dari gelandang yang dalam, Bamba menyeberang jalan dengan Pochettino. “Saya pertama-tama dilatih dengan team pertama saat saya berumur 16 tahun serta dia berada di sana,” kata Bamba. “Dia ialah 1/2 pusat serta dia baik pada saya. Dia memberikan saya nasehat yang baik, bagaimana menempatkan diri saya serta bagaimanakah cara bertahan. Karena pada saat itu saya seringkali mengatasi [dengan pergi ke tanah] serta dia seringkali berusaha untuk menggerakkan saya jadi lebih baik dengan menyampaikan: ‘Cobalah untuk masih berdiri.’ Tetapi semuanya telah lama berlalu, menjadi saya tidak paham apa dia akan mengingatku saat ini. ” Bamba membuat dua tampilan untuk PSG sebelum meneruskan bermain untuk Dunfermline serta Hibernian serta, lihat ke belakang, terima jika dia sangat keras kepala di Prancis. “Dibanding bicara pada manajer dengan hormat, saya akan berteriak, terkadang mengumpat,” tuturnya. “Saya mengerti saat saya geser jika tingkah laku saya tidak benar.” Kemudian bekerja di Skotlandia, Bamba masuk dengan Leicester sebelum di tandatangani untuk Trabzonspor di Turki dan Palermo di Italia. Menjadi sinyal kematangannya yang makin besar, ia akan memutus di Turki serta Italia jika ia ingin mencari sekolah bhs yang dapat bekerja di seputar rezim pelatihannya, walau tidak ada desakan untuk mengerjakannya oleh klubnya.

Artikel Terkait :  Liverpool 'kembali' di mana mereka berada tanpa hasil final Liga Champions - Jurgen Klopp

Semua yang bermakna Bamba bisa bicara bhs Turki, Italia, Inggris, Perancis, serta dialek Pantai Gading yang dipakai ayahnya didalam rumah. Bhs Italia-nya akan bermanfaat saat ia ada di Leeds, dimana Bamba lakukan pembicaraan teratur dengan Massimo Cellino serta dengan terbuka menyiarkan kekesalannya lewat cara bekas pemilik club itu menggerakkan beberapa perihal di Elland Road. “Saya berkata pada pemilik sebelum saya menyampaikan jika [ke media], jika saya tidak berfikir dia lakukan perihal yang benar,” kata Bamba. “Dia biasa menyebut saya serta bahkan juga hadir ke rumah saya seringkali. Saya berkata padanya: ‘Itu datang dari Anda. Kami mencari Anda apabila kami lihat Anda tidak lakukan perihal yang benar, kami akan tidak menanggapi. ” “Pada waktu itu saya terasa sedikit kehilangan karena saya dipinjam dari Palermo, menjadi saya mungkin hanya satu yang bebas mengerjakannya.” Walau Bamba lalu masuk dengan Leeds dengan permanen, dia tinggalkan menjadi agen bebas pada bulan September 2016 serta geser ke Cardiff pada bulan selanjutnya, saat Warnock pada akhirnya di tandatangani pemain yang sudah dia kejar saat empat tahun.

Cardiff ada dalam permasalahan degradasi saat itu serta Bamba dapat rasakan keputusasaan diantara beberapa fans. “Kesulitan yang mereka hadapi dengan pemilik serta semua hal yang berlangsung saat bertahun-tahun, mereka begitu ingin suatu yang baik berlangsung, seperti kembali pada Liga Premier, atau bahkan juga team untuk memberikan mereka kebanggaan – satu team yang akan berjuang untuk semua hal. Saat dua tahun paling akhir mereka memilikinya. ” Ini ialah ukuran berapa suka Bamba terasa di Cardiff jika dia bicara mengenai merampungkan karirnya di club – serta semoga di Liga Premier. Sesudah habiskan relatif konservatif pada musim panas, Cardiff sudah dihapus off oleh beberapa musim ini serta pergi ke laga Minggu menantang Arsenal masih tetap mencari gol Premier League pertama mereka, akan tetapi Bamba ambil dorongan dari lembaran bersih back-to-back serta suatu yang uang tidak dapat beli. “Apa yang dikerjakan oleh ayah ialah membalas apakah yang kami kerjakan untuk dia, bila saya dapat mengatakannya semacam itu, karena kami naik menjadi satu grup serta dia ingin mempertahankannya semacam itu,” tuturnya. “Kami butuh memberikan satu atau dua dan itu yang kami kerjakan. Tapi semangat serta kebersamaan team telah berada di sana, dia tidak mau mematahkan itu serta itu akan membawa kami jauh pada musim ini. ”

Artikel Terkait :  Mohamed Salah Rasakan Begitu Banyak Cinta Dari Fans

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Sbobet | Agen Judi | Agen Casino | Bandar Bola | Judi Online All Rights Reserved. Frontier Theme